Tuesday, December 05, 2017

2 HARI UNTUK SELAMANYA

atas (kiri ke kanan): Sem - Devi - Nurul - Anggi - Monik - Sharah - Aci - Nais - Pey
bawah (kiri ke kanan): Faisal - Senna - Pitri - Ocin - Nike - Hadi 
Weekend lalu saya dan teman-teman kelas C di Sekolah Pascasarjana UPI menghabiskan dua hari satu malam di sebuah vila di kawasan Dago Pakar. Kami merencanakan momen liburan ini cukup singkat sebenarnya dan persiapannya pun tidak terlalu matang, bisa dibilang mendadak juga. Namun, siapa sangka, acara dadakan ini akan saya kenang seumur hidup? 

Kami semua datang dari berbagai daerah dengan karakter dan goals yang berbeda pula, tapi selama hampir satu setengah tahun menjadi teman sekelas, hubungan yang asalnya formalitas sebagai teman sekelas jadi awal mula persahabatan yang bisa dikenang sampai tua. Mungkin saya berlebihan, tapi saya tidak akan menjadi orang yang seperti ini kalau tidak mengenal mereka. Saya yang awalnya tidak berani berbicara di depan umum, lama-lama membiasakan diri untuk berani. Dulu nyali saya ciut dan stress buat merantau walaupun saya ingin sekali dan bahkan sudah diterima di beberapa universitas mancanegara tapi belum berjodoh dan Insha Allah tahun depan merantau ke benua lain, setelah banyak mengobrol dengan teman-teman dari Padang, Medan, Makasar, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Bengkulu, dll.,  saya jadi lebih mantap buat merantau dan merasakan seperti apa hidup sendiri itu. 

Kuliah yang hanya dua hari tidak jadi masalah buat kami, karena setiap harinya ada aja kok yang dijadikan quality conversation ya mungkin sedikit-sedikit ada ghibah-nya :)) Intinya adalah, waktu yang sedikit bukan berarti kami tidak berusaha mengenal satu sama lain. Yang paling penting itu bukan seberapa sering kami menghabiskan waktu bersama, tapi manfaat yang kami dapat dari kebersamaan itu. Personally, aku mendapat banyak teman baik dari berbagai daerah bukan hanya di tempatku tinggal, atau tempatku mencari ilmu. 

Terima kasih kelas C sayang! Semoga kita semua bisa mencapai tujuan masing-masing, semoga lain waktu kita bisa liburan lagi. 


Salam sayang, 

Pey
Share:

Wednesday, June 03, 2015

MY LIFETIME EXPERIENCE STORY: #1 - TEACHING

to end my May posts, I wanna share with all of you beautiful people one of my best lifetime experience. 

Sejak Februari 2015, untuk memenuhi salah satu mata kuliah di semester akhir dan juga memenuhi persyaratan sidang skripsi, aku dan teman-teman satu angkatan menjalani PPL atau Progam Pengalaman Lapangan atau singkatnya, mulai mengajar di sekolah-sekolah. 

I was lucky enough to be back to my old high school, where I can meet my teachers and feel free to recall my high school memories. 

Mengajar atau menjadi guru sama sekali bukan salah satu cita-citaku sejak kecil. Long-short story, I ended up here. Semalam sebelum mulai mengajar or PPL day 1, aku takut setengah mati! Gila, takutnya bukan main. 

Share:
Blogger Template Created by pipdig