Tuesday, May 21, 2024

OUR WEDDING DETAILS #VERATAUFANFOREVERMORE


Finally! FINALLY!

If you asked me two years ago if I'd get married or not, aku mungkin akan menjawab 'gak tahu'. Jangankan 2 tahun lalu, akhir tahun 2022 saja aku masih belum tahu kalau aku akan menikah dengan Taufan. Cerita kami dimulai bulan November 2022. Everything happened so smoothly like they meant to be. Cepat? Ya. Bulan Maret 2023, Taufan melamarku saat kami mau makan malam, he didn't have the ring at that time. Lalu, bulan April 2023, kami berkenalan dengan orang tua dan keluarga masing-masing. Fast forward to June 2023, we're officially engaged. 

Persiapan dilakukan legit 6 bulan sebelum. Awalnya aku cemas, rasanya terlalu cepat. Tapi setelah bertemu dengan A Doni dari TWEX, aku lebih secure dan yakin kalau wedding planning di H-6 bulan itu sangat mungkin. Anyway, aku ingin membahas vendor-vendor yang membantu kami selama 6 bulan terakhir ini satu persatu yaaa... 



Wedding Rings 

Pada bulan Maret 2023 saat dia melamarku, he mentioned that one of his dreams is to give me a diamond ring. He said, I deserve a more than nice ring on my ring finger. Kami setuju untuk menjadikan cincin berlian mahar ketimbang cincin tunangan. Beberapa kali kami ring shopping, mencoba di beberapa jewelry shops tapi belum ada yang 100% cocok, entah itu model atau pun budget. Sampailah di Adreena & Co. Selain modelnya cocok, harganya masih masuk budget. Tapi, hari itu kami gak langsung beli, karena aku ingin menunggu sampai aku benar-benar cinta sama cincinnya. Let's be real, I'm going to wear the ring for the rest of my life, I want to love it so much, and I want Taufan loves it too. 

Sampai pada hari pre-wedding, literally one second before we posed, Taufan mengeluarkan cincin itu dari saku kemejanya. I bawled my eyes, obviously! Sampai fotografer pre-wedding kami, Kak Felix, bilang, "please enjoy the moment!". Itu pertama kalinya aku lihat cincin itu lagi setelah berbulan-bulan, and it's mine.

Sementara untuk Taufan sendiri, dia ingin cincin yang simple dan warna hitam. It took us awhile to find the jewelry shop sampai suatu sore, ada iklan Nine Worlds di Instagram-ku. Naturally, I clicked the profile and found the perfect ring for my (then soon-to-be) husband! Begitu tahu kalau mereka punya store di Bali, kami langsung ke sana. Cincin-cincinnya unik dan cantik semua. Ada satu model yang Taufan langsung suka, Svartalheim atau meteorite. Selain warnanya hitam, tungsten yang dipakai sebagai bahan dasar cincin ini pun anti corrosion and rust, warnanya gak akan pudar. 

We both wearing one of the rarest, hardest rocks in the world, one is a meteorite and the other is a pure diamond. We hope our love is as rare and as hard as the rocks linger in our fingers.


Wedding Organiser: The Wedding Executor (TWEX)

Karena pernikahan akan dilaksanakan di Cimahi, sementara aku dan Taufan sama-sama tinggal di Bali,  kami memutuskan untuk hire WO. TWEX adalah satu-satunya WO yang kami hubungi. Sejak awal memang ingin hire mereka, pertama karena aku pernah lihat langsung kerja mereka di nikahan sahabatku. Kedua, sahabatku pernah kerja dengan mereka and I only heard good things about them from her. Ketiga, setelah online meeting dengan A Doni, kami merasa langsung nyambung sama A Doni. We said yes to trust TWEX. Sehari setelah lamaran, kami ketemu dengan A Doni untuk mulai planning. Obrolan kami santai banget, rasanya gak seperti merencanakan salah satu hari besar kami, tapi seperti ngobrol sama teman lama, sharing. A Doni pendengar yang baik, setiap aku dan Taufan mengutarakan apa yang kami mau, ide-ide kami, dia tampung semua dan hasilnya? Rekomendasi vendor-vendor untuk mewujudkan dream wedding kami.

Selain A Doni, kami juga dibantu oleh A Yoga dan Teh Yuri. Mereka berdua sangat membantu kami untuk koordinasi dengan vendor-vendor. Wedding planning dari jauh itu bukan hal yang mudah, tapi dibantu oleh TWEX, sampai gak berasa! Aku beberapa kali bilang sama Taufan, "aku ini mau nikah, tapi kok rasanya gak kayak nyiapin apa-apa ya?". Semuanya dikerjain TWEX ๐Ÿ˜ญ kami tahu beres aja!

Pada saat hari H, tim TWEX ini cekatan dan friendly banget. Mereka handle semuanya dan tetap koordinasi dengan keluarga. Teh Yuri yang jadi PIC-ku, dia bantu aku mulai dari nyuapin pas sarapan saat makeup sampai ngambilin sandal. Hari pengajian dan lamaran juga A Yoga dan Teh Yuri stand by dan membantu aku dan keluargaku banget. 

TWEX really helped us along the way to our big day. They helped us a lot, probably more than a wedding organiser should. Sayang banget sama TWEX! ๐Ÿงก๐Ÿงก

Venue: The Historich (Gedung Soedirman)

Jujur, susah banget untuk cari venue di Cimahi. Alasan kami pilih di Cimahi adalah supaya keluarga dekat ke venue pada hari H. Tapi kami pun ingin tempat yang strategis, karena keluarga besar banyak yang berangkat dari luar kota, most of tamu undangan pun dari Bandung. Jadi, kami mulai cari-cari venue di Cimahi dan A Doni seharian cariin tempat untuk kami, muter-muter di Cimahi - sumpah ya A, kami sayang banget sama Aa!

The Historich ini awalnya gak masuk list karena aku dan Taufan lupa lmao. Tapi A Doni lewat saat mau ke salah satu gedung dan bilang, "Aa, teteh, ini sepertinya bisa jadi opsi. Lokasi strategis, gedungnya juga OK. Harga juga OK banget,". Setelah dapat virtual tour dari A Doni, harga masuk budget, tanggal yang dimau juga tersedia, kami langsung DP sore itu juga. 

Plus nya dari The Historich, exterior gedungnya menurutku unik dibandingkan gedung serbaguna di Cimahi lainnya. Pilar-pilarnya bikin gedungnya terlihat megah dengan nuansa gedung kuno di Yunani. Minusnya adalah, bagian dalam gedung kurang terawat. Cat temboknya lembab dan mengelupas. Tapiiii... hal ini bisa diakali banget sama dekor! 


Decoration: Groove

Setelah ngobrol sama A Doni soal konsep dekor kami, A Doni merekomendasikan Groove dan menjadwalkan online meeting dengan A Syenna. Sebelum meeting, aku membuat moodboard-nya dulu supaya ada gambaran dekor seperti apa yang kami mau. Dalam proses pembuatan moodboard, aku berkiblat sama Pinterest. Dari tahun 2010-an, sejak aku mulai aktif main Pinterest, aku udah punya wedding board. Saking lengkap isi board itu, dulu aku sering banget bercanda sama adikku, Nana, dan bilang "Na, yang belum ada tuh tinggal jodohnya aja!". Eh 13 tahun kemudian jodohnya datang! 

Soal selera, aku dan Taufan mirip. Ketika aku kasih lihat moodboard-nya, dia setuju dengan pilihan-pilihanku. Bahkan sampai bilang, "ih ini sih diluar ekspektasi aku!" karena katanya hal-hal yang gak kepikiran sama dia itu ada di moodboard. I love planning things!! 

Karena sudah punya moodboard, ketika ngobrol dengan A Syenna pun berjalan lancar. Selama kurang lebih 2 jam meeting, ide-ide kami dikombinasikan dengan ide A Syenna dan A Doni, membuahkan hasil rough draft layout. Dan kami langsung suka banget sama desainnya! Sejak itu, semua ide berjalan lancar sampai hari H.

Malam sebelum hari H, kakakku datang ke venue untuk ngecek pengerjaan dekor. Dia kirim foto dan video, dan aku langsung tau banget semua yang aku mau ada. My Pinterest board came to life! Subuhnya ketika aku datang untuk makeup, semua hampir selesai dan aku udah ingin nangis. Cantik dan rapi banget! Bunga yang dipakai itu artificial dan fresh flowers, tapiiii semua kelihatannya bunga asli aja! Gak rugi pilih Groove ๐Ÿ’–



Kalau soal MUA, aku udah tahu mau siapa. Aku punya list dan sejak awal langsung bilang sama A Doni, siapa aja yang available tanggal itu. Teh Ikok itu nomor 1 di list-ku! Bahkan sebelum punya tanggal nikah aja, aku udah kontak Teh Ikok. Orangnya ramah, humble dan seru banget. Aku selalu suka sama hasil riasan Teh Ikok, dan lihat langsung waktu sahabatku nikah. Ketika tahu kalau Teteh bisa tanggal itu, langsung booked dan DP! 

Karena di paket itu ada free pre-wedding, sementara aku dan Taufan melakukan pre-wedding di Bali, jadi aku minta trial makeup-nya diganti ke makeup untuk pengajian dan siraman. Flexible banget! Selama proses pengerjaan makeup, aku dan Teh Ikok banyak cerita-cerita, seperti teman lama ketemu lagi. Seru banget! Bahkan sampai sekarang, kami masih sering ngobrol di Instagram dan whatsapp.



Bride and Groom attire: LaQueen Gallery

Koleksi baju-baju di LaQueen Gallery cantik-cantik. Warnanya pun bagus untuk semua kalangan usia dan warna kulit. Fitting pertama udah langsung jatuh cinta sama kebaya akad dan resepsinya. Karena sejak awal aku keukeuh pakai siger sunda di akad dan resepsi, Teh Nissa bantu aku untuk pilih sigernya. Orangnya ramah dan baik banget, nenangin aku pas aku sedikit breakdown karena merasa insecure sama tubuhku. Taufan juga gak kesulitan nemu baju yang pas padahal awalnya agak cemas karena dia tinggi banget (185 cm) dan kadang suka susah dapat celana yang pas. Selain Teh Nissa, kami juga dibantu oleh salah satu tim TWEX yaitu Teh Mirsa selama proses fitting, makasih Tehhh x

Speaking of... ukuran kakiku tuh kecil, aku nomor 35/36 (3 UK, 5 US), dan LaQueen dengan baiknya membuatkan sepatu baru sesuai dengan ukuranku! Thank you, LaQueen ๐Ÿ’—


Photo and Video: Alfa Studios 

Sebagai orang yang sedikit awkward and camera shy, tim Alfa Studios sukses membuatku berpose ala-ala.  A Erdi dan team humoris banget!! Sejak acara pengajian dan siraman, mereka bikin aku yang lumayan nervous bisa terlihat tenang dan well put together di depan kamera. 

A Erdi datang untuk memotret proses makeup, bercandaaaa terus! Orangnya humoris banget sampai aku gak kerasa deg-degannya! Makasih loh, A. Tim Alfa Studios (aku lupa nama mereka, maaf!) juga saat mengarahkan gaya gak bikin aku sama Taufan bingung dan awkward, justru banyak ketawanya! Seru banget deh <3 

Catering: Cempaka Catering

Soal makanan, aku percayakan sama mamih dan mamih percaya sama Wa Lilis, pemilik Cempaka Catering. Cempaka Catering ini kebetulan punyanya tetanggaku. Kalau Wa Lilis punya sisa makanan berlebih, rumahku dikirim haha. Jadiiii... kami udah tahu masakan Uwa enak. Soal menu, aku serahkan semuanya sama mamih juga.


Invitation card: Invitationery Asia | Digital invitation: web-ku Yogyakarta

Karena aku berkiblat sama Pinterest board-ku, dan sejak dulu cinta banget sama tema English classic wedding, aku dan Taufan setuju untuk memilih undangan kartu yang menggunakan waxseal. A Doni merekomendasikan Invitationery Asia dan aku langsung ngobrol sama adminnya. Setelah menentukan desain, jenis kertas, jenis font, warna waxseal, sampai bunga kering, semua diskusi online, akhirnyaaa... taraaa!! I'm so happy and satisfied with the result!

Sementara untuk undangan digital, kami gak mau yang terlalu ribet. Dari original design yang disuguhkan oleh  web-ku yk, kami mengurangi beberapa fitur, salah satunya fitur nomor rekening. Selama proses diskusi, admin web-ku yk ini fast response dan enak diajak ngobrol. Revisinya pun terbilang minim. Aku suka undangan digital kami karena simple yet elegant, even on a website form. 

Here's our e-invitation (without customised guest name).

Music: ABDI Music

Kenapa ABDI Music? Karena yang lead band-nya guru pianoku! Aku kenal Wa Igun sejak aku masih duduk di bangku SMA, beliau adalah teman baik Uwa-uwa dan mamihku. Karena musik adalah salah satu yang penting untukku dan Taufan -  we both love music, aku gak mau asal pilih. H-4 bulan aku udah kirim wedding playlist ke Wa Igun - dan kebanyakan sampai Uwa bilang "Neng, ini mah konser!". Mengurasi playlist kami pun seperti Schnidler's List, almost impossible. Apalagi ada batasan maksimal 25 lagu. Beruntung aku dan Taufan sama-sama suka musik klasik, tapi tentu saja menyelipkan lagu-lagu yang relatable. Aku memasukkan Stream of Conssiousness-nya Dream Theatre tapi sayang banget waktunya gak cukup jadi gak sempat dimainkan oleh band. 

Souvenir: Guru Souvenir 

Sejak awal kami setuju untuk cari souvenir yang bermanfaat, bisa dipakai bukan hanya pajangan. Karena aku sendiri suka banget koleksi totebag, kepikiranlah untuk kasih totebag aja sebagai souvenir. Taufan setuju dan kami bilang sama A Doni, minta rekomendasi vendor souvenir yang bagus. Guru Souvenir yang disebut A Doni saat itu, aku langsung gerak cepat kontak adminnya. Thank goodness, harga masih masuk budget dan adminnya ramah. Aku minta bantuan Nana untuk membuat original design, setelah selesai aku langsung kirim ke team Guru Souvenir. Proses pengerjaannya sendiri cukup cepat, kurang lebih 2 bulan sejak aku DP. Hasilnya memuaskan, sesuai dengan ekspektasi. Satu harapanku, semoga souvenir pernikahan kami dipake sama tamu-tamu ๐Ÿ˜š


Ring Box: Shmily Box 

Pengalaman order di Shmily bagus banget! Mulai dari proses pemilihan bentuk box-nya, warna, bahan, font sampai hari finalisasi, they gave you amazing service! Dan aku puas banget sama hasilnya, cantik dan rapi banget!

Semoga post ini bisa membantu atau memberi inspirasi untuk para calon pengantin yaa! x

Share:

No comments

Post a Comment

Blogger Template Created by pipdig