Monday, December 18, 2017

MONDAY TALK | CHAPTER 4: BIG SISTER ADVICE


as I read more and more your blog and your answers on tumblr, even talked to you few times in tumblr dm, I honestly wished you were my sister. We're in the same age but talking to you, I figured you are so mature and wise. what the best advices you would give to your younger sister?


I have two younger sisters and here are my little advices for them... 
  1. It's okay to fail. Growing up, I went through so many failures in order to achieve my dreams. Everybody does. I was so hard on myself and hated when I failed. It's not healthy at all. It led to anxiety and depression and I don't want my sisters push themselves like I was. It's completely okay to fail. Failure is not the end, it's only the tiny part of our success. 
  2. Be brave. Again, learning from my experience. I used to be the person who didn't want to step out from my comfort zone because I was too afraid I would fail. Now, I wished I did what I wanted to back then. As now I'm braver than I used to, it's totally worth to be dare to fight something out of comfort zone. 
  3. Love yourself more. No matter what, always put yourself on top priority. We all are perfectly imperfect. 
  4. Enjoy being young. Seriously, although there are so many fun things being an adult, you're gonna miss the state of being so young and dumb and not worry about adult things. Enjoy it while you can.
  5. I'll always be there. No matter where I am, or where you are, I'll always be all ears, eyes, and heart for you. It doesn't matter if I'm married or moving out to another country, you can always count on me.




Share:

Tuesday, December 05, 2017

2 HARI UNTUK SELAMANYA

atas (kiri ke kanan): Sem - Devi - Nurul - Anggi - Monik - Sharah - Aci - Nais - Pey
bawah (kiri ke kanan): Faisal - Senna - Pitri - Ocin - Nike - Hadi 
Weekend lalu saya dan teman-teman kelas C di Sekolah Pascasarjana UPI menghabiskan dua hari satu malam di sebuah vila di kawasan Dago Pakar. Kami merencanakan momen liburan ini cukup singkat sebenarnya dan persiapannya pun tidak terlalu matang, bisa dibilang mendadak juga. Namun, siapa sangka, acara dadakan ini akan saya kenang seumur hidup? 

Kami semua datang dari berbagai daerah dengan karakter dan goals yang berbeda pula, tapi selama hampir satu setengah tahun menjadi teman sekelas, hubungan yang asalnya formalitas sebagai teman sekelas jadi awal mula persahabatan yang bisa dikenang sampai tua. Mungkin saya berlebihan, tapi saya tidak akan menjadi orang yang seperti ini kalau tidak mengenal mereka. Saya yang awalnya tidak berani berbicara di depan umum, lama-lama membiasakan diri untuk berani. Dulu nyali saya ciut dan stress buat merantau walaupun saya ingin sekali dan bahkan sudah diterima di beberapa universitas mancanegara tapi belum berjodoh dan Insha Allah tahun depan merantau ke benua lain, setelah banyak mengobrol dengan teman-teman dari Padang, Medan, Makasar, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Bengkulu, dll.,  saya jadi lebih mantap buat merantau dan merasakan seperti apa hidup sendiri itu. 

Kuliah yang hanya dua hari tidak jadi masalah buat kami, karena setiap harinya ada aja kok yang dijadikan quality conversation ya mungkin sedikit-sedikit ada ghibah-nya :)) Intinya adalah, waktu yang sedikit bukan berarti kami tidak berusaha mengenal satu sama lain. Yang paling penting itu bukan seberapa sering kami menghabiskan waktu bersama, tapi manfaat yang kami dapat dari kebersamaan itu. Personally, aku mendapat banyak teman baik dari berbagai daerah bukan hanya di tempatku tinggal, atau tempatku mencari ilmu. 

Terima kasih kelas C sayang! Semoga kita semua bisa mencapai tujuan masing-masing, semoga lain waktu kita bisa liburan lagi. 


Salam sayang, 

Pey
Share:
Blogger Template Created by pipdig