Monday, June 01, 2020

IF MY WOUNDS WERE VISIBLE


I have been pretty open about my experience with mental abuse for the past year, to put in mind, my intention was never to seek attention nor I want people to pity me, but to raise awareness about that invisible abuse that leaves invisible wounds as well. 

Today is the first day of June, also known as World Narcissistic Abuse Awareness Day (WNAAD). Today is the celebration for all narcissistic abuse (mental/verbal abuse) survivors who strongly survived throughout the abuse and healing process, and also for those who did not survive. Survivors, if you read this post, thank you for surviving. What we've been through is not easy, you should be proud of yourself!  

To be frankly honest, I never thought I'd experience something like this. I grew up in a pretty healthy environment (although there are a few neighbours who like to gossip, I never cared what they're saying anyway), with a loving family, and I gained nice groups of friendship throughout the time. Some people said I'm one of those friendly, lovely, people. I took it as a compliment and motivation to be a better person for everyone on my surroundings. We always want to try our best, aren't we? 
Share:

IF MY WOUNDS WERE VISIBLE (bahasa)


Aku cukup terbuka tentang pengalamanku tentang kekerasan mental selama setahun terakhir, niatku bukan untuk mencari perhatian atau aku ingin orang-orang mengasihani saya, tetapi untuk meningkatkan kesadaran tentang kekerasan tak terlihat yang meninggalkan luka yang tak terlihat juga .

Hari ini adalah hari pertama di bulan Juni, juga dikenal sebagai World Narcissistic Abuse Awareness Day (WNAAD). Hari ini adalah perayaan untuk semua yang telah bertahan menghadapi kekerasan narsisistik (kekerasan mental / verbal), dan juga bagi mereka yang tidak bertahan. Survivors, jika kamu membaca posting ini, terima kasih telah bertahan. Apa yang kita lalui tidak mudah, kamu harus bangga pada diri sendiri!

Sejujurnya, aku tidak pernah berpikir akan mengalami sesuatu seperti ini. Aku tinggal di lingkungan yang cukup sehat (meskipun ada beberapa tetangga yang suka bergosip, toh aku tidak pernah peduli apa yang mereka katakan), dengan keluarga yang sangat penyayang, dan mempunyai sahabat-sahabat yang baik. Beberapa orang berkata aku adalah salah satu dari orang-orang yang ramah dan menyenangkan. Aku menganggapnya sebagai pujian dan motivasi untuk menjadi orang yang lebih baik untuk semua orang di lingkunganku. Kami selalu ingin mencoba yang terbaik, bukan?
Share:
Blogger Template Created by pipdig