Wednesday, May 20, 2020

BEAUTY | HIGH-END SKINCARE PRODUCTS


Kalau mengobrol soal skincare atau makeup bermerek high-end, pasti ada rasa ragu atau cemas tentang kualitas produk-produk tersebut, 'yakin bagus nih? harganya kan selangit, sayang banget kalau ternyata harga tidak sebanding dengan hasil!'. Aku beberapa kali kecewa dengan produk-produk dengan harga yang menguras kantong tersebut, tapi, gak jarang juga benar-benar puas dengan hasil akhirnya! 

Sebenarnya membeli produk skincare atau makeup tergantung pada kebutuhan kita sendiri. Biasanya aku membaca ulasan dari produk tersebut sebelum membeli, kalau 4 dari 5 ulasan yang aku baca setuju dengan kualitas produk, aku mulai yakin. Ketika membaca pun perhatikan apakan si pengulas memiliki jenis kulit yang sama dengan kita, tinggal di kota atau negara beriklim sama, baru deh mikirin harganya.

Kemudian, aku juga membiasakan diri membaca kandungan formula yang terdapat dalam produk tersebut. Ada banyak bahan kimia yang harus kita hindari karena bisa merusak pigmentasi kulit bahkan mengakibatkan penyakit kulit seperti kanker. Bahan-bahan tersebut adalah parabens, phthalates, formaldehyde, toluene, sulphates, silicone, dan lain-lain. 

Buatku, skincare itu semacam investasi karena efeknya jangka panjang, makanya aku lebih berhati-hati soal skincare. Sementara makeup kan hasilnya langsung terlihat tapi efeknya juga jarang banget yang jangka panjang.  

Berikut ini adalah produk skincare yang menurutku hasilnya sebanding dengan harganya. Kalau kamu memiliki jenis kulit yang sama denganku (normal cenderung kering dan sensitif) mungkin bisa mencoba produk-produk di bawah ini! 


Serum ini adalah serum terbaik yang pernah aku pakai! Hasilnya bisa terlihat setelah 5 sampai satu minggu pemakaian! Selain melembabkan, serum ini juga membuat kuliku lebih kenyal, mengecilkan pori-pori, dan mencerahkan. Satu minggu pemakaian, kulitku terlihat lebih segar dan sehat! Harganya memang menyebalkan, sih. Untuk ukuran 30 ml kamu harus mengeluarkan uang sebesar A$70 atau sekitar Rp. 700.000; tapi, dibandingkan dengan serum dari merek high-end lain yang harganya bisa diatas satu juta rupiah, menurutku harga serum ini masih masuk akal karena hasilnya pun sebanding.


Concentrate sebenarnya bukan serum tapi serum booster atau produk yang kamu pakai sebelum serum dan sesudah toner. Namun, karena produk ini luar biasa bagusnya, biarpun kamu gak pakai serum apapun, hasilnya sudah langsung terlihat! Tiga hari setelah memakain produk ini, kulitku terasa lebih kenyal dan sehat. Satu minggu setelah penggunaan, tekstur kulitku terasa lebih lembut dan warna kulitku lebih merata. Untuk ukuran 30 ml, produk ini dibandroli seharga Rp. 1.250.000; I know there's blood in my tears when I paid, buatku ini mahal banget tapi again, karena hasilnya melebihi ekspektasi dan sangat memuaskan, aku gak merasa keberatan membelinya. Skincare itu investasi, berbeda dengan produk makeup yang dipenghujung hari juga dihapus. 


Sejak pertama kali mulai jatuh cinta dengan skincare, Kiehl's adalah salah satu merek yang aku coba. Karena sejak awal sudah cocok dengan produk-produknya, aku gak mempermasalahkan harganya karena hasilnya selalu luar biasa dikulitku. Elixir ini mungkin produk Kiehl's yang paling aku cintai, hasilnya langsung terlihat keesokan harinya! Elastisitas kulitku meningkat sehingga di pagi hari kulitku terlihat lebih berseri dan sehat walaupun aku sedang luar biasa lelah, meningkatkan kelembaban wajah sehingga cocok untukmu yang tinggal di iklim dingin. Aku gak pakai minyak wajah ini setiap hari sejak pindah ke Indonesia, mungkin tiga kali dalam seminggu. Iklim tropis membuat minyak alami wajahku lebih seimbang. Ketika aku tinggal di Australia, aku menggunakan minyak ini setiap malam selama musim gugur dan dingin. Ukuran 30 ml harganya Rp. 815.000; tapi tenang, karena kita pakainya hanya satu kali dalam sehari dan juga konsistensinya adalah minyak, tiga tetes saja sudah cukup untuk seluruh wajah dan leher! Hemat banget ;) 

4. Clinique Dramatically Different Moisturising Gel 

Ini adalah pelembab terbaik untuk menahan kadar minyak berlebih di wajah dan menjaga agar makeup-mu lebih tahan lama. Sebenarnya pelembab ini dibuat untuk kamu yang memiliki tipe kulit kombinasi atau berminyak, tapi walaupun aku memiliki tipe kulit yang normal cenderung kering, pelembab ini tidak membuat kulitku kering. Aku pernah mencoba pelembab ini namun yang berkonsistensi lotion dan justru membuat kulitku terlihat berminyak dan kusam. Yang aku suka dari semua produk Clinique adalah mereka selalu memastikan bahwa produknya teruji oleh dermatolog, artinya terbebas dari bahan kimia jahat seperti parabens dan phthalates, sangat aman untuk kita yang memiliki kulit sensitif! Harganya sekitar Rp. 650.000; untuk ukuran 125 ml, totally worth!


Aku suka sekali pakai masker, mau itu sheet mask maupun jenis mud mask seperti ini. Masker ini mungkin masker terbaik yang pernah ada karena bisa mengatasi segala jenis masalah kulit mulai dari penyumbatan pori sampai cystic acne. Pemakaian pertama sudah kelihatan hasilnya, tekstur kulit lebih halus dan terlihat lebih fresh, jadi lebih kenyal dan membantu mengecilkan pori-pori. Kalau kulitku lagi bermasalah misalnya ada jerawat, malam aku maskeran pakai ini, besok pagi jerawatnya kempes dan kering, apalagi yang kecil-kecil begitu cuci muka juga langsung gak ada. Sebagus itu! Walaupun harganya bikin kesal yaitu Rp. 1.075.000; aku tetap pakai masker ini, setidaknya sebulan sekali untuk detoksifikasi. Pssst, aku punya daftar masker kesukaanku. Cek disini, ya!


Toner ini juga salah satu holy grail products-ku. Selain menjaga kulitku agar tetap bersih, formulanya benar-benar membantu mengecilkan pori-pori dan menghilangkan komedo dan jerawat. Untuk harga Rp. 420.000; dengan ukuran 200 ml, memang terbilang toner yang mahal banget, sih. Lagi, aku menganggap perawatan wajah dan kulit adalah sebuah inversati. Aku punya ulasan tentang toner ini lengkap dengan foto sebelum dan sesudah pemakaian, cek disini, ya! 

Apa produk high-end yang kamu suka dan kenapa? 


Share:

No comments

Post a comment

Blogger Template Created by pipdig