Wednesday, October 23, 2019

MOVIE | PEREMPUAN TANAH JAHANAM (2019)

Copyright Rapi Films
Sepertinya aku gak perlu lagi menjelaskan kenapa aku nonton film yang juga dikenal dengan judul Impetigore ini ya. Aku penakut tapi kok bisa-bisanya nonton film itu? Ya gimana dong, sutradaranya Joko Anwar. Enough said.

Sesuai dengan hasil vote di instagram-ku, ulasan kali ini adalah ulasan bebas spoiler. Sebenarnya agak sulit sih untuk menjelaskan kenapa aku suka film ini secara umum, bagian apa yang bisa lebih baik dan bagian apa saja yang luar biasa kerennya tanpa spoiler. But, we'll try

Adegan pertama film ini rasanya seperti kilas balik ke tahun-tahun di mana jalan toll masih sepi - mungkin karena malam ya, tapi percayalah, sekarang bahkan tengah malam pun tetap rame! dan booth-nya masih dijaga oleh petugas Jasamarga. Aku suka dengan cara Mas Joko memperkenalkan karakter utamanya, Maya (Tara Basro) dengan cara yang sederhana tapi memorable. Selain itu, adegan ini pun jadi kunci untuk apa yang akan terjadi selanjutnya. 

Kalau diingat-ingat (karena aku lumayan sering menutup mata atau menonton disela-sela jari), cerita film ini sederhana kok. Cara penyajiannya saja yang luar biasa dan dibumbui dengan plot twist yang bikin bergidik. I always love plot twist, aku rasa tidak mudah membuat sebuah film yang memiliki plot twist tanpa merusak ide orisinal. Beberapa film gagal  menghadirkan rasa greget dengan plot twist, bukannya membuat penonton semakin penasaran atau tercengang, justru membuat kesal. Perempuan Tanah Jahanam menghadirkan plot twist dengan tidak terburu-buru dan sebenarnya sudah dibangun sejak adegan pertama saat Maya masih menjadi pegawai Jasamarga. 

Selain itu, Perempuan Tanah Jahanam juga bukan tipe jump scare movie. Walaupun backsound-nya bikin bulu roma berdiri dan tone film yang cenderung earth tone dan gelap, sepanjang menonton aku gak menemukan adegan jump scare yang murahan. Yang membuat aku menutup mata justru adegan-adegan yang gore. 

Lalu, apa yang membuatku takut setengah mati sampai sulit tidur? Ceritanya. The way people think and decided what to do next in this movie is scared the shit out of me. Pola pikir manusia yang sulit di tebak memang lebih menakutkan dari setan ya. Film yang menakuti mental seperti inilah yang menurutku film horor yang sukses. Jump scare itu takutnya hanya pada saat itu saja, kalau sampai mental yang kena, sungguh aku beberapa hari jadi paranoid. It attacks your mind!

I also want to talk about one specific character in this movie that will be haunting me forever, Nyi Misni (Christine Hakim) adalah ibu dari Ki Saptadi (Ario Bayu). Nyi Misni ini sejak awal memang karakter yang misterius sekali, bahkan dari gerakan matanya! I literally have no clue how to explain how great this character is without giving out spoilers. Setiap kata yang keluar dari mulut Nyi Misni rasanya seperti mantra, as if she's ready to end your life. Buatku, Nyi Misni adalah karakter villain terbaik di film horor yang pernah aku 'temui'! 

Kamu sudah nonton Perempuan Tanah Jahanam belum? 

Share:

No comments

Post a Comment

Blogger Template Created by pipdig