Thursday, June 27, 2019

BEAUTY | FAVOURITE FACE MASKS


Hai! Beberapa waktu lalu aku sempat bikin poll di instagram dan kasih dua pilihan ide blog post antara pelembab kesukaan atau masker kesukaan aku. Ternyata, dari sekian yang ikutan memilih, 62% memilih favourite face mask.

Sebelum aku sebutkan masker-masker kesukaanku, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum maskeran. 

Pertama, kulit harus bersih. Kalau kalian habis pergi dan pakai makeup, selalu double cleansing. Aku biasanya pakai makeup remover untuk area mata dan bibir, micellar water untuk wajah baru setelah itu aku cuci muka pakai pembersih.

Kedua, exfoliate. Kalau gak suka pakai physical exfoliate bisa juga pakai chemical. Ini masih jadi perdebatan ya dikalangan skin care guru dan dokter kulit. Beberapa merekomendasikan untuk menggunakan chemical exfoliate supaya gak terjadi iritasi di permukaan kulit. Tapi memilih chemical exfoliate juga harus hati-hati karena kalau salah pilih bukan cuma permukaan kulit yang iritasi, tapi bisa juga merusak pigmen kulit. Seram ya? Jadi itu sebenarnya terserah sama kalian. Aku lebih memilih pakai physical exfoliate karena aku merasa punya kontrol dalam proses pengaplikasian ke kulitku. Iritasi terjadi kalau kalian menggosoknya terlalu keras. Sejak dulu aku selalu pakai St. Ives Apricot Scrub atau Frank Body Creamy Face Scrub dan dalam pengaplikasian, aku selalu super hati-hati terutama di daerah hidung karena area itu adalah area yang paling sensitif (selain bawah mata, tapi ya kali scrub dipakai di bawah mata). Untuk chemical exfoliate, aku lebih memilih toner yang mengandung salicylic acid karena lebih aman dibandingkan dengan actual chemical exfoliate. Saat ini aku pakai Caudalie Vinopure Toner

Ketiga, pakai masker sesuai kebutuhan. Kenali jenis kulitmu dan apa masalah utama dari kulitmu. Misalnya kulitmu kering, pilih masker yang melembabkan (hydrating) atau kulitmu sedang bermasalah, cari masker yang fokus utamanya sesuai dengan masalah kulitmu. Biasanya aku pakai masker juga gak semuka kok. Kalau di daerah pipi dan hidung sedang bermasalah, aku pakai masker detoxifying hanya di area tersebut dan sisanya aku pakai masker yang melembabkan karena kulitku memang kering atau yang brightening supaya lebih segar. Ingat ya brightening itu bukan memutihkan tapi mencerahkah.

Keempat, jangan memakai masker secara berlebihan. Sesuka-sukanya aku pakai masker, aku gak pernah maskeran setiap hari. Aku pakai sheet mask dua atau tiga hari sekali dan seminggu sekali aku pakai masker krim. Terlalu sering pakai masker bisa merusak tekstur dan pigmen kulit. Gak mau kan di usia 30 sudah punya flek hitam? Selain itu, jangan memakai masker lebih dari waktu yang disarankan. Kalau disarankan 20 menit, biasanya aku cuma pakai 15-17 menit. Menambah waktu dari yang disarankan bukan memberi khasiat lebih justru overdoing. Lagi, ini bisa mengakibatkan kulit kamu kehilangan minyak alami dan nantinya kulit kamu akan overproduce minyak yang tentu saja mengakibatkan komedo dan jerawat.

Kelima, cuci muka menggunakan air hangat kuku. Supaya kamu lebih mudah mencuci muka dan menghindari penekanan yang terlalu keras pada kulit. Apalagi untuk masker-masker berjenis mud mask biasanya lebih sulit untuk dibersihkan. Saranku juga jangan memakai tangan ketika membersihkannya tapi pakai sponge atau alat pembersih lainnya. Aku pakai FaceHalo karena produk ini terbuat dari microfiber jadi lebih halus dan lebih ramah pada kulitku. 

Setelah yakin kulitmu bersih, baru mulai deh maskeran. So, here are my favourite face masks!

Masker untuk Detoksifikasi atau Kulit Bermasalah

Glamglow Supermud Clearing Treatment (Rp. 1.075.000)

Ini bisa dibilang holy grail-ku! Pemakaian pertama sudah kelihatan hasilnya, tekstur kulit lebih halus dan terlihat lebih fresh, jadi lebih kenyal dan membantu mengecilkan pori-pori. Kalau kulitku lagi bermasalah misalnya ada jerawat, malam aku maskeran pakai ini, besok pagi jerawatnya kempes dan kering, apalagi yang kecil-kecil begitu cuci muka juga langsung gak ada. Sebagus itu! Walaupun Glamglow adalah salah satu high-end product dengan harga yang bikin kesal, I keep coming back to this mask. Aku pakai at least sebulan sekali. 

Aztec Indian Healing Clay (Rp. 165.000 - Rp. 200.000 per 454 gr) 

Ini adalah mud mask pertama yang aku coba. Masker yang sering disebut-sebut dewanya masker ini memang sebagus itu! As an all-in-one mask, masker ini memang melakukan segalanya buat kulitmu. Melembabkan? Ya, tapi anehnya untuk yang kulitnya berminyak pun masker ini bagus banget. Mendetoksifikasi? Jelas! Membantu kulit bermasalah? Sangat membantu! Terus, harganya terjangkau sekali! Cuma kekurangan dari masker ini adalah harus dicampur dengan apple cider vinegar atau air mawar. Sebenarnya pakai air biasa juga bagus, tapi lebih bagus lagi kalau pakai ACV atau air mawar.


Lush Mask of Magnaminty (AUD $17.95 / Rp. 193.000) 

Here comes my true hero! Selain Glamglow, masker ini nih yang menjadi penyelamat kulitku. Fokus dari masker ini yang manfaatnya kerasa sama aku adalah menenangkan kulitku yang sedang meradang. Efeknya gak seajaib Glamglow tapi berhubung harganya lebih terjangkau, jadi ya aku bisa pakai seminggu sekali :p 

Lush Catastrophe Cosmetic (AUD $14.95 / Rp. 160.000) 

Masker ini aku jadikan spot treatment sih karena kalau aku pakai semuka, kulitku bisa kering banget nantinya. Tapi manfaatnya bagus banget terutama kalau aku lagi jerawatan dan lagi sering pakai makeup tebal, masker ini kayak cooling down jerawat-jerawat itu. Ini juga aku pakai at least seminggu sekali karena harganya terjangkau dan efeknya lumayan cepat. 

Kiehl's Rare Earth Deep Pore Cleansing Masque (Rp. 515.000) 

Masker ini aku pakai kalau keadaan pori-poriku lebih besar dari biasanya atau kulitku lagi kusam karena sering terekspos polusi. Masker ini mendetoksifikasi kulit yang biasanya terlalu sering pakai makeup atau terkena polusi. Sehari-hari aku jarang pakai face makeup sih, hanya concealer di area tertentu seperti bawah mata dan jerawat itupun tipis-tipis. Tapi polusi gak bisa dihindari terutama kalau tinggal di negara dengan tingkat kemacetan yang luar biasa. 

Sand & Sky Australian Pink Clay (AUD $70 / Rp. 750.000) 

Ini mungkin masker Australia pertama yang aku beli. Masker ini mengklaim bisa mengecilkan pori-pori dan juga mendetoksifikasi kulit yang terpapar polusi dan racun-racun lainnya. Let me tell youit does! Pori-poriku mengecil dan permukaan kulitku lebih halus. Tapi ya itu, harganya gak bersahabat sama kantong aku dear. Apalagi kalau aku ikutan jastip, astaga harganya bisa ngalahin Glamglow!

Biore Self Heating One Minute Mask (AUD $8.70 /Rp. 95.000 per 4 sachets) 

Masker ini aku pakai kalau komedoku lagi banyak banget dan aku ingin mereka hilang dalam waktu instan. Biasanya aku pakai ketika aku lagi mandi, karena cara pakainya pun mudah sekali dan gak butuh waktu lama. Aku suka sekali sama masker ini karena hasilnya instan walaupun efeknya paling lama dua hari gitu, tapi susah cari di Indonesia. 

L'oreal Pure Clay Mask Detoxify (Rp. 150.000) 

Jujur, aku baru suka sama masker ini setelah tiga kali pemakaian. Pertama kali aku coba, aku gak merasakan efek apapun tapi karena gak mau mubazir, aku coba lagi. Kali ketiga (dalam jangka waktu 14 hari), aku baru merasakan efeknya. Kulitku kenyal dan halus. Masker ini dibilang dupe-nya Glamglow tapi buatku sih gak sebagus itu ya buat dibilang dupe. Tapi untuk harga yang sangat terjangkau, masker ini lumayan juga walaupun butuh proses buat melihat hasilnya. Itu pun hasilnya karena aku barengi dengan makan sehat dan banyak minum air putih.


Masker untuk Mencerahkan

Kiehl's Turmeric & Cranberry Seed Energizing Radiance Masque (Rp. 630.000) 

Masker dari Kiehl's ini yang membantu aku untuk mengembalikan skin radiance dan setiap kali pakai masker ini, manfaat yang paling aku sadari adalah kulitku lebih bercahaya dan terlihat lebih sehat. Biasanya aku pakai masker ini sebelum pakai makeup kalau ada acara penting atau kalau kulitku terlihat lelah.

Lush Rosy Cheeks (AUD $14.95 / Rp. 160.000) 

Masker ini aku pakai kalau aku sedang stres karena wanginya menenangkan. Kandungan minyak bunga mawarnya menyeimbangkan dan menenangkan kulit juga. Selain itu, masker ini juga melembabkan dan mencerahkan.


Masker untuk Melembabkan

Canvas Rose Otto Facial Hydro Gel Mask (AUD $49 / Rp. 524.000) 

Masker ini adalah masker yang aku pakai kalau aku sedang di pesawat. Aku menemukan masker ini sekitar 7 bulan lalu, dan dapat sampelnya dari bellabox. Udara di pesawat itu super kering dan setiap kali naik pesawat pasti ada bagian-bagian di kulitku yang keringnya lebay banget. Sejak pakai masker ini selama perjalanan di pesawat, aku terbebas dari kekeringan itu. Selain melembabkan, masker ini juga menenangkan karena wanginya nyaris seperti wangi-wangi minyak aromaterapi! 

Laneige Water Sleeping Mask (Rp. 280.000) 

Selain Canvas Rose, masker ini juga yang sering aku bawa kalau bepergian ke daerah-daerah yang menyebabkan kulitku lebih kering dari biasanya. Sebagai sleeping mask, tentu saja masker ini aman dipakai lebih dari 7 jam. Tapi, kalau kulitku sedang normal, masker ini membuat kulitku terlalu lembab yang jadinya berminyak. Jadi aku pakai kalau memang sedang kering saja.

Lush BB Seaweed (AUD $14.95 / Rp. 160.000) 

Kalau kulitku sedang kering, ini adalah masker krim pilihan. Ketika aku tinggal di Australia, kulitku lebih kering dari biasanya terutama ketika cuaca mulai dingin. Masker inilah yang membantu mengembalikan kondisi dan kelembaban kulitku. Wanginya memang kurang enak tapi I'll do everything to get my skin back ya kan? 

Sheet Mask 

Untuk sheet mask, aku memilih masker-masker yang melembabkan karena itu masalah utama kulitku. Lagipula, aku gak percaya dengan sheet mask yang klaim mendetoksifikasi karena ya gimana caranya? Range harganya pun beragam mulai dari Rp. 18.000 - Rp. 60.000. Banyak banget sih sheet mask yang aku suka dan aku lupa karena pasti langsung aku buang bungkusnya. Tapi kira-kira ini nih yang aku suka.

Medi Heal N.M.F Aquaring Ampoule Mask Ex. 

Nature Republic Glacier Water Sheet Mask

Innisfree My Real Squeeze Mask (Green Tea / Pomegranate / Oatmeal / Rice / Manuka Honey / Aloe Vera)

The Saem Pure Natural Mask Sheet Snail 

The Face Shop Mung Bean Haricot Mungo 

Sephora Face Mask (Grape / Green Tea / Pomegranate) 

Apa masker kesukaan kalian? 


Love, Vera
Share:

No comments

Post a Comment

Blogger Template Created by pipdig